Jejak Langkah

cita, cinta, dan rasa

Apa yang akan Terjadi…??? “aku tak pernah tahu, seperti juga aku tak pernah menyangka”

Sore itu…

Di sebuah ruang kelas:

melihat keluar jendela, berbisik kepada teman disampingnya “hari ini nampak cerah sekali”…”iya…” kata temanya…masih melirik keluar jendela, membayangkan hangatnya matahari sore itu….

Beberapa menit kemudian….kaki-kaki itu melangkah keluar…berjalan menyusuri koridor….kemudian halaman kampus…

halaman kampus…

sore ini begitu cerah, matahari juga bersinar indah….tak ada tanda-tanda mau hujan,,,tidak seperti sore-sore yang lain…kaki-kaki itu masih terus berjalan, sesekali mereka tertawa atau menyapa teman-temannya….masih terus berjalan…hingga jalan bercabang memisahkan mereka satu persatu…dua pasang kaki berjalan menuju tempat makan langganan mereka, masih cerah.

Ngantri di warung….

beberapa menit tak melihat langgit….dan beberapa menit itu juga kaki-kaki itu tak sadar rintik-rintik hujan mulai membasahi tanah…sejenak,,,,banyak mata menoleh atau sekedar melirik kearah langit…tanpa kata, tapi matanya mengisyaratkan keheranan itu…

hujan rintik-rintik matahari masih bersinar…

kaki-kaki itu berharap akan ada lukisan warna-warni “merah, kuning, jingga,…” di langit sore itu…

rintik hujan semakin deras matahari semakin tertutup awan…

kaki-kaki itu kembali melangkah..”pulang”

masih sesekali melirik langit, berharap melihat lukisan warna-warni dilangit…tapi tak ada…sekali lagi …masih tak ada…

hujan semakin deras, langit nampak begitu putih kehitaman, tak ada warna biru apalagi lukisan warna-warni…

kaki-kaki itu terus berjalan,,,sedikit kecewa warna-warni yang indah tak muncul sore itu…

sekali lagi melihat kelangit nampak kilatan cahaya dan suara bergemuruh…kaki-kaki itu semakin mempercepat langkahnya…kilatan itu begitu menakjubkan…meski kilatan kaki-kaki itu mampu membuat refleks langkahnya semakin cepat.

di Sebuah kamar…

diluar hujan begitu deras, kilatan cahaya dan suara gemuruh itu semakin keras….dalam diam merangkai kembali satu persatu kotak-kotak kehidupan…

30 menit  yang lalu lagit tampak cerah…

15 menit yang lalu…sejenak tertegun karena tanah tiba-tiba basah

14menit yang lalu berharap melihat lukisan warna-warni di langit

13-11 menit yang lalu masih berharap melihat lukisan warna-warni

10-5 menit yang lalu kilatan cahaya dan suara gemuruh itu mampu membuat refleks langkahnya semakin cepat.

sekarang mencoba merangkai menit demi meni yang telah dilalui..

1,2,3 menit lagi….tak tau apa yang akan terjadi…

1 jam lagi masih tak tau apa yang akan terjadi…

besok…masih tak tahu…

lusa,….tetap tidak tahu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 7 Mei 2010 by in Catatan, Ceritaku, Uncategorized.

Arsip

Pengunjung

  • 67,163 hits
%d blogger menyukai ini: