Jejak Langkah

cita, cinta, dan rasa

Precious Moment

Rasanya ingin melangkah mundur mengumpulkan kembali kepingan-kepingan peristiwa yang tercecer dan kuabaikan…

kita “aku, kamu, dan mereka”  sebenarnya dan seharusnya punya waktu untuk lebih menghargai presious moment “kebersamaan” itu..

hidup yang terkotak-kotak yang katanya untuk mengejar mimpi, cita-cita, atau apalah itu..”aku tak peduli”…padahal kita sama-sama tahu suatu saat nanti waktu kita akan habis….dan  senyuman itu tak ada lagi..”hanya akan ada banyangan” itu pun kalau masih ingat…

Moment itu tak akan pernah terulang…tapi mengapa kita masih mengabaikannya….

Kemari pagi…(dua foto itu)..

dan wajah dalam foto itu….

mata sipitnya….”masih menyimpan sejuta harapan”

kerutan di wajahnya…”membuatku tahu, betapa dia telah berjuang keras untuk hidup ini”

senyumannya…”ah…aku tak akan lupa”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 24 Mei 2010 by in Catatan, Ceritaku, Ngerumpi.

Arsip

Pengunjung

  • 67,163 hits
%d blogger menyukai ini: