Jejak Langkah

cita, cinta, dan rasa

Menunggu apa yang kau bawa…????

Dalam sebuah sinetron yang penuh dengan kepura-puraan…aku lebih memilih menjadi penonton…

mengamati mereka dari jauh, tanpa mereka tahu aku melihat actingnya…

hingga akhirnya aku jenuh, dan memilih untuk tak lagi menontonnya….

mundur teratur dari pertunjukan itu,  selangkah demi selangkah menjauhi kepura-puraan itu…

buat apa terus menonton, isinya cuma kepura-puraan…

sang pemain masih terus beracting…

hingga akhirnya ku temukan sebuah film petualangan…mencari mutiara dalam lautan…

aku masih memilih untuk menjadi penonton,  sang petualang tak ingin aku hanya jadi penonton hingga akhirnya di membawaku masuk  dalam petualangan itu…

katanya itu tantangan….

beberapa saat aku ikut dalam petualangan itu…

mengasyikkan awalnya, jenuh akhirnya…

karena sang petualang tak mampu mendefinisikan mutiara yang di cari…

petualangan itu nyaris tanpa tujuan…

hingga jenuhku membawaku untuk berhenti dari kompetisi mencari mutiara sang petualangan…

sekali lagi aku mundur, aku kembali jadi penonton saja…karena tidak ada kepastian tentang mutiara itu….

biarkan dia terus menyelam, mencari mutiara hingga kedasar lautan…

menonton dari tepi pantai yang paling aman…

agar jangan sampai basah oleh ombak yang datang…

masih menunggu sang petualang…

tak sabar melihat apa yang dibawa dari dasar lautan…

apakah mutiara, bukan mutiara, atau tak membawa apa-apa…???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 15 Juni 2010 by in Catatan, Ngerumpi.

Arsip

Pengunjung

  • 67,163 hits
%d blogger menyukai ini: