Jejak Langkah

cita, cinta, dan rasa

Jalan Kita memang Berbeda…

Jika berbicara tujuan, mungkin hampir semua sama, tujuan akhirnya adalah kebahagiaan,…

meski tujuan itu hampir sama, tapi jalan dan proses untuk mencapainya yang berbeda,,,karena kita diciptakan berbeda lingkungan yang membesarkan dan mendidik kita pun berbeda, ketika kita menganggap jalan orang lain salah,  lihatlah pada diri sendiri apakah jalan kita sudah benar…??? tapi biasanya kalau sudah begini penilaian objektif berganti menjadi subjektif,,,aku yang benar, dan kamu yang salah…hal ini dipengaruhi oleh ego dalam diri kita, rasa gengsi, tidak mau tahu, dan tidak mempelajari dasar dan alasan pilihan seseorang…

kita dibekali akal dan kita punya hati,..secara nalar sebenarnya akan sangat mudah melogika mana yang benar dan mana yang salah,,,tapi hati tidak bisa dilogika dengan mudah…akal sudah tahu mana yang baik, tapi jika hatinya belum tergerak untuk melakukannya…tetap saja tak akan melakukan itu yang baik itu…atau memang hatinya masih terkunci…dan siapa yang bisa membuka kuncinya, orang lain, tentu saja bukan…orang lain itu ibarat  iklan, kita melihat apa yang ditawarkan, masalah beli atau tidak itu urusan kita…

ketika kita memandang jalan yang dipilih orang lain salah…

1. bukankah memang sudah tertulis…ada hitam dan ada putih…

2. bukahkan setiap orang bertanggung jawab atas dirinya sendiri…

3. bukankan setiap perbuatan akan kembali kepada pelakunya..

4. bukankah kita diciptakan untuk saling berbagi dan melengkapi…

jika ada luka berilah obat, tidak harus sembuh karena memang bukan kita yang mampu menyembuhkan..

jika ada lubang berilah penutup,  tak harus selalu tertutup penuh, karena kita tak pernah tahu seberapa dalam lubang itu…

jika belum baik berilah contoh yang baik,.tak usah mencela apalagi menyalahkan…percuma karena itu soal hati,,,sebenarnya dia sudah tau mana yang baik dan yang buruk…hanya hatinya belum menggerakkan dia…

tanpa kita sadari seringkali kita merasa orang lain rebih rendah dari kita, seringkali kita hanya bicara tapi tak pernah memberi jawaban apalagi solusi…

ada seribu alasan untuk setiap perbuatan, dan proses yang kita jalani berbeda, lingkungan yang membesarkan kitapun berbeda,…hingga akhirnya jalanku berbeda dengan jalanmu,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 21 Juni 2010 by in Catatan.

Arsip

Pengunjung

  • 67,163 hits
%d blogger menyukai ini: