Jejak Langkah

cita, cinta, dan rasa

BERKENALAN DENGAN KOLESTEROL

Beberapa waktu lalu sempat googling tentang kolesterol, ternyata nggak semua kolesterol itu jahat lho…dalam tubuh kita ada juga kolesterol baik yang bermanfaat bagi tubuh…

Sebenarnya apa sih kolesterol itu?

Kolesterol adalah Suatu zat lemak yang beredar di dalam darah. Kolesterol diproduksi di hati dan sangat diperlukan oleh tubuh. 80% kolesterol berasal dari dalam tubuh itu sendiri dan 20% berasal dari makanan

Tingginya kadar kolestrol dalam tubuh menjadi pemicu munculnya berbagai penyakit terutama pada pembuluh darah jantung dan otak. Pola makan sehat merupakan faktor utama untuk mengghindari hal ini. Akan tetapi, tidak semua kolestrol berdampak buruk bagi tubuh.

Kolesterol itu ada dua yaitu

1.      Kolesterol LDL (low density lipoprotein)

Kolesterol ini biasanya disebut dengan kolesterol jahat. Kolesterol jenis ini berpotensi mengendap si dalam arteri sehingga dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh arteri sehingga meningkatkan resiko serangan jantung dan stroke.

2.      Kolesterol HDL (high density lipoprotein)

Kolesterol HDL sering kali disebut dengan kolesterol baik. HDL berfungsi
membersihkan pembuluh darah dari kolesterol LDL yang berlebihan. HDL mengikat ke kolesterol jahat dan membawanya ke liver, dimana ia disaring keluar dari tubuh.
Kadar kolesterol HDL yang tinggi merupakan suatu tanda yang baik
sepanjang kolesterol LDL kurang dari 150 mg/dl.

 

Cara menjaga agar kolesterol tetap seimbang

1.      Mengkonsumsi makanan seimbang sesuai dengan kebutuhan

2.      Menurunkan asupan lemak jenuh.

Lemak jenuh terutama berasal dari minyak kelapa, santan dan semua minyak lain seperti minyak jagung, minyak kedele dll yang  mendapat pemanasan tinggi atau dipanaskan berulang-ulang. Kelebihan lemak jenuh akan menyebabkan peningkatan kadar LDL
kolesterol.

3.      Menurunkan asupan kolesterol

4.      Mengkonsumsi lebih banyak serat dalam menu makanan sehari-hari.

Serat banyak terdapat dalam sayur-sayuran dan buah-buahan. Serat  berfungsi mengikat lemak yang berasal dari makanan  dalam proses pencernaan, sehingga mencegah peningkatan kadar LDL kolesterol.

5.      Merubah cara memasak

Sebaiknya kita memasak dengan cara merebus, mengukus, dan membakar, tidak dengan menggoreng dengan minyak.

6.      Melakukan aktifitas fisik dengan teratur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 14 April 2011 by in Catatan.

Arsip

Pengunjung

  • 67,163 hits
%d blogger menyukai ini: