Jejak Langkah

cita, cinta, dan rasa

Belajar Berdiri di Atas Kaki Sendiri

Manusia memang makhluk sosial, selalu membutuhkan orang lain dan harus saling tolong-menolong. meskipun seperti itu tapi bukan berarti kita bisa selalu mengandalkan orang lain dan menggantungkan hidup kita pada orang lain. Memang benar kita butuh sandaran, tapi apakah akan selamanya kita akan selalu bersandar. Seperti benalu yang selalu menempel…?? Hidup kita, milik kita, dan perjuangan kita. bukan bermaksud ingin sombong dan merasa kita bisa tanpa orang lain. Tapi sekali lagi jangan bergantung pada orang lain. Minta tolong boleh saja jika kita benar-benar membutuhkannya, jangan dijadikan kebiasaan.

Ada suatu waktu, ada saatnya kita harus berdiri sendiri dan berjalan sendiri. Karena itu kita harus belajar mandiri dan memperjuangkan diri sendiri, karena di depan sana aka nada banyak orang yang perlu kita perjuangkan. Jika memperjuangkan diri sendiri saja tidak bisa bagaimana mampu memperjuangkan orang lain…???

Terlalu mengantungkan diri pada orang lain juga berpotensi untuk menimbulkan kekecewaan. Entah itu karena tidak sesuai harapan atau  yang  lainnya.

Jadi sebisa mungkin berdirilah dan berjalanlah di atas kakimu sendiri, jangan jadi benalu, jika memang tak mau kecewa.

2 comments on “Belajar Berdiri di Atas Kaki Sendiri

  1. Siraj
    30 Agustus 2011

    Good inspiration

  2. ika
    14 Februari 2014

    apa yg harus q lakukan agar q tmbuh jadi kbangga,an masyarakat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 14 Juli 2011 by in Catatan.

Arsip

Pengunjung

  • 67,163 hits
%d blogger menyukai ini: