Jejak Langkah

cita, cinta, dan rasa

Keegoisan di Jalan Raya

Manusia yang makhluk sosial dan makhluk individu.  Punya kebutuhan untuk berinteraksi, bersosialisasi maupun memenuhi kebutuhan pribadinya sebagai individu. Menyoal tentang lalu lalang orang di jalan raya pastinya kita semua tahu. Lalu lintas yang ramai, kebutuhan manusia yang berbeda beda kadang menyebabkan seseorang kehilangan toleransinya. Contoh kecil saja banyak pengendara yang tidak memberi kesempatan orang yang menyeberang jalan. Dilampu merah juga saya suka sebel denger orang nglakson-nglakson dari belakang padalah udah jelas-jelas lampu merah masi beberapa detik lagi. Yaah…begitulah manusia sekarang, berusaha memenuhi kebutuhan sendiri tanpa memperdulikan orang lain. Padahal kalo diinget pas kita ada diposisi orang yang akan menyeberang sedangkan pengemudi yang lalu lalang gak mau memberi kesempatan kita menyeberang gimana coba, kesel juga kan berdiri dipinggir jalan lama-lama. So, kalo kita ingin ada orang peduli, kenapa kita tidak peduli dulu sama orang lain…bukankah apa yang kita terima adalah yang kita beri…? Life is simple.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 10 Juni 2012 by in Catatan, Life is Simple.

Arsip

Pengunjung

  • 67,163 hits
%d blogger menyukai ini: